Keano Jee Rockefeller
“Our greatest achievement in life is being happy with the little things that probably means nothing to others.”

| Nama | Keano Jee Rockefeller |
| Keano J. Sugiarto | |
| Kewarganegaraan | Indonesia-Amerika |
| Lahir | 5 Desember 1997 |
| Tinggi | 183cm |
| Berat | 50kg |
| Golongan darah | O |
| Dikenal sebagai | Artis cilik. Aktor teater. |
| Pekerjaan | - PD Drama at @NUMEDIATVID |
| - Guitarist | |
| - Investor | |
| - Creative team |

Dia cenderungan menyatakan diri melalui tindakan, bukan kata-kata. Mungkin mula-mula tampak jauh dari jangkauan ataupun acuh tak acuh, tetapi jika kalian mengenalinya lebih jauh Keano adalah seseorang dengan kepedulian yang tinggi kepada banyak hal.
Ia mengamati dengan cermat kebutuhan praktis orang lain, dan sering kali datang dengan bantuan yang senyap dan sederhana persis pada saat yang dibutuhkan. Keano pada umumnya sangat toleran dan menerima orang lain.
Ia selalu berfokus pada pengalaman-pengalaman dari saat ini, dan jarang ambisius.
Perfeksionis. Memiliki kecemasan tingga kepada pandangan orang lain terhadap dirinya yang akan membuat Keano tak jarang sesak napas atau tak merasa tenang, hal ini disebut dengan 'Enosimania'.
Namun hal itu menyebabkan Keano selalu lebih berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan.

Keano merupakan putra kedua dari keluarga Rockefeller. Sang ibunya berasal dari keluarga Sugiarto merupakan seorang istri kedua sehingga membuat Keano memiliki seorang kakak tiri yang berbeda ibu dengannya.
Selain Keano dan sang kakak tiri, keluarga Rockefeller juga memiliki satu putra bungsu dan putri satu-satunya di dalam keluarga. Keempat bersaudara itu selalu bersikap selayaknya saudara kedapa kakak tertua mereka. Tapi tentu saja, keluarganya tidak selalu harmonis.
Keano adalah seorang anak broken home. Sang ayah memang pria yang berasal dari Amerika dan menikahi ibunya selama menjalani dinas di Indonesia. Pada suatu saat hubungan keduanya cukup renggang dan selalu menghasilkan pertengkaran. Perusahaan ayahnya yang tidak bisa ia tinggalkan lebih lama dan beberapa permasalahan membuat kedua orang tuanya tak lagi sanggup mempertahankan pernikahan. Sang ayah memutuskan untuk bercerai dan kembali sibuk dengan pekerjaan.
Hak asuh seluruh anak mereka jatuh pada sang ibu sebab anak dibawah umur harus berada dalam pengawasan ibu mereka. Sementara Dion memang sengaja dititipkan pada keluarga mereka lantaran ayah yang tak bisa mengurusnya selama sibuk bekerja.
Mereka tumbuh bersama dengan baik. Namun mereka tak bisa sepenuhnya mengandalkan sang ibu yang harus mengurus rumah, bekerja, dan mengawasi mereka— Keempat bersaudara itu selalu mandiri. Kendati demikian, uang bulanan selalu diberikan dari ayahnya di luar negri.
Ketiga saudaranya yang lain mengubah nama mereka menggunakan nama keluarga sang ibu sebagai nama utama. Sementara Keano tetap menggunakan nama ayahnya, lantaran dia sangat menghormati sang ayah.
***
Keano tumbuh menjadi sosok yang mencolok. Mewarisi wajah ibu dan ayahnya sekaligus, membuat orang-orang kadang menganggapnya sebagai warga negara asing saat masih kecil. Dan itu cukup membuatnya menjadi pusat perhatian.
Sejak menginjak bangku sekolah dasar, ketertarikan bocah itu sudah tertuju pada musik dan dunia seni peran. Seolah bakat sudah terlihat sejak muda, Keano yang didukung oleh keluarganya terus mengasah minat. Sejak kecil pun, dia sudah mulai dikenal sebagai penyanyi cilik tanah air. Sejujurnya dia hanya mempunyai satu lagu anak-anak.
Meski dipuji karena bakatnya, Keano juga memiliki kelemahan dalam pendidikan. Bocah yang selalu menempuh pendidikan di sekolah-sekolah ternama dan bereputasi bagus ... Siapa sangka bahwa nilainya tidak setinggi itu? Sebab pada dasarnya, sang ibu lah yang merencanakan untuk selalu menyogok beberapa sekolah untuk menyisakan 'bangku' kepada anaknya. Semua itu demi membangun reputasi baik untuk Keano.
Menduduki bangku SMP, Guru Keano mengenalkan ia pada seorang pemilik klub teater yang cukup terkenal pada bidangnya. Teater mereka mengincar sebuah spot untuk menuju Broadway, hal tersebut begitu menarik minat Keano sehingga ia tidak perlu berpikir lama untuk bergabung.
Bertahun-tahun menekuni musik dan teater, Keano seolah mencapai impiannya di usia muda. Meski tak dapat dipercaya, bahwa ia bisa mencapai Broadway. Usianya masih remaja pada saat itu dan belum dapat berpikir dengan bijaksana. Memamerkannya adalah hal yang sering dilakukan Keano. Semua kesuksesan dan pencapaian Keano hanya menghasilkan rasa kesombongan yang dapat membuat beberapa pihak geram.
Keano dan beberapa orang terpilih memang ditunjuk untuk mendapatkan beasiswa menuju Broadway untuk mengasah ilmu di sama. Selama pelatihan, Keano selalu menunjukkan perkembangan yang baik sehingga dia menjadi satu-satunya murid terpilih. Yaitu untuk ikut serta ke dalam produksi bersama tim profesional Broadway.
Sementara teman yang lain memendam rasa iri dan kesal pada Keano yang sudah besar kepala. Penampilan remaja itu disabotase sedemikian rupa oleh seseorang yang merasa iri kepadanya. Di hari itu, Keano dibiarkan terkunci seharian sehingga dianggap mempermalukan seluruh tim yang ada.
Sifat angkuhnya, justru memperburuk situasi dengan sikap yang tak mau disalahkan milik Keano. Teman-temannya bersengkongkol bahwa keterlambatan itu karena kelalaian Keano dan kesombongan miliknya.
Awalnya Keano tidak memperdulikan mereka yang tidak terlalu penting baginya. Yah, apa yang kau harapkan dari seorang anak sombong?
***
Namun siapa sangka bahwa rumor buruk itu tersebar selama perjalanan Keano kembali pulang ke tanah air. Berita itu sempat menjadi buah bibir—terutama di lingkungan sekitarnya. Orang-orang mulai mengenal Keano sebagai tersangka yang memalukan nama bangsa. Sifat angkuh dan sombongnya berkali-kali dijadikan senjata bagi orang lain untuk menyerangnya. Tak hanya itu, terkuak pula bahwa pendidikan terpandang miliknya didapatkan karena 'Menyogok' pihak sekolah.
Terlalu banyak kebencian membuat Keano mulai menutup diri dan meminimalisir eksistensi dirinya. Dia tak lagi mengikuti teater karena rasa 'trauma' yang didapatkan hingga menyebabkan Keano kini mengidap Enosimania.
Enosimania merupakan kondisi seseorang yang memiliki pemikiran terus-menerus bahwa dirinya melakukan kesalahan besar. Enosimania juga seringkali merasa takut mendapat kritikan dari orang lain.
Membutuhkan banyak waktu untuk Keano berani kembali tampil di depan orang banyak. Namun waktu perlahan berlalu, semua itu hanyalah kisah kelam masa lalu.
Keano mulai bekerja dan bahkan kembali bermain musik setelah mendapatkan banyak waktu untuk menyembuhkan dirinya. Dia telah tumbuh dewasa sekarang. Dia pernah membuat kesalahan, meski begitu yang penting adalah belajar untuk tidak mengulanginya.
Walaupun dia tetap memiliki 'Enosimania' ini bersamanya. Keano masihlah anak penuh bakat dan mudah belajar walaupun dia tidak terlalu terbuka tentang dirinya. Semua orang berubah menjadi lebih baik, bukan?





